DPP INKINDO Jatim dan DPP INTAKINDO Jatim Sambut Kunjungan Universitas Sunan Giri: Sinergi Akademisi dan Industri untuk Masa Depan Konstruksi

Selasa, 18 Februari 2025
Seminar Arsitektur

Surabaya, 18 Februari 2025 – DPP INKINDO Jawa Timur dan DPP INTAKINDO Jawa Timur menerima kunjungan akademik dari Universitas Sunan Giri (UNSURI) dalam rangka menindaklanjuti kerja sama yang telah disepakati dalam Nota Kesepahaman (MoU). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia akademisi dan industri konstruksi di Indonesia.

Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor DPP INKINDO Jawa Timur, perwakilan dari UNSURI yang dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik disambut hangat oleh jajaran pengurus INKINDO dan INTAKINDO. Kerja sama ini berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang siap bersaing di industri konstruksi. INKINDO sebagai Asosiasi Badan Usaha dan INTAKINDO sebagai Asosiasi Profesi memiliki peran strategis dalam memastikan para lulusan perguruan tinggi, termasuk dari UNSURI, dapat terserap dalam dunia kerja dengan kompetensi yang relevan.

Ketua DPP INKINDO Jatim dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat hubungan antara akademisi dan dunia usaha, tetapi juga memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan akreditasi baik bagi universitas maupun asosiasi. “Kolaborasi ini adalah langkah nyata dalam membangun ekosistem konstruksi yang lebih berkualitas. Kami berharap mahasiswa UNSURI dapat memperoleh pengalaman praktis yang lebih luas melalui kerja sama ini,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari UNSURI menyampaikan apresiasi terhadap keterbukaan INKINDO dan INTAKINDO dalam memberikan akses bagi mahasiswa untuk mendapatkan wawasan langsung dari para praktisi. “Kami sangat menyambut baik kolaborasi ini karena akan memberikan nilai tambah bagi mahasiswa kami dalam memahami tantangan industri serta membangun jaringan profesional sejak dini,” ungkap Dekan Fakultas Teknik UNSURI.

Diskusi yang berlangsung dalam kunjungan ini juga membahas berbagai potensi kerja sama, termasuk program magang, sertifikasi keahlian, serta pengabdian kepada masyarakat yang dapat melibatkan para profesional di bidang konstruksi.

Kerja sama antara dunia industri dan akademisi seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan tinggi dapat lebih adaptif terhadap kebutuhan industri, sekaligus memastikan bahwa lulusan yang dihasilkan memiliki daya saing tinggi. Dengan adanya kolaborasi berkelanjutan, diharapkan lulusan UNSURI dan perguruan tinggi lainnya dapat berkontribusi secara optimal dalam pembangunan infrastruktur nasional.

Acara ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbolisasi komitmen kedua belah pihak dalam mewujudkan sinergi yang berkelanjutan demi kemajuan dunia konstruksi di Indonesia.Adm